Hingga November 2016 Sebanyak 8.830 Pasien Ditangani Puskesmas Siwalima Pemkab Aru Diminta Perhatian Terhadap Aksebilitas Dan Sarana Puskesmas

SIWALIMA – Hingga November 2016 tercatat 8.830 warga Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru yang melakukan pengobatan di Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Siwalima.

“Dari jumlah 8.830 pasien tersebut merupakan gabungan dari peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),” ujar Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Siwalima, Hadija Hasim, SKM di Dobo, Senin (2/1).

Menurut Hadija, kunjungan pasien terbanyak adalah yang menderita penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA), dengan kondisi yang ada pihaknya berusaha menangani pasien-pasien yang datang di puskesmas Siwalima.

“Untuk pasien kunjungan terbanyak adalah ispa, karena memang ada dokter di sini jadi dokter bisa tangani, kalau dokter tidak bisa tangani kita rujuk ke RSU,” ungkapnya.

Dijelaskan Hadija, yang menjadi kendala di Puskesmas Siwalima yakni selain luasan wilayah pelayanan yang cukup luas, juga gedung puskesmas yang belum memadai untuk menampung pasien yang mengantri, serta aksebilitas ke lokasi puskesmas yang sangat sulit.

puskesmas
Gedung Puskesmas Siwa Lima Dobo Kabupaten Kepulauan Aru (Foto, Deddy)

“Wilayah kerja Puskesmas Siwalima yakni dari wilayah Kampung Baru hingga ke wilayah Zipur dan Kilo, jadi akses ke Puskesmas kami agak jauh, selain itu letak Puskesmas yang agak ke dalam sehingga warga masyarakat pun belum tahu lokasi Puskesmas kami, sehingga banyak warga Kelurahan Siwa Lima melakukan pengobatan pada Puskesmas Dobo yang jangkauannya dekat”. pungkasnya

Hadija menambahkan, untuk pelayanan pada Puskesmas Dobo ada satu loket khusus bagi pasien yang berasal dari wilayah Puskesmas Siwalima, yang mana pasien Puskesmas Siwalima boleh melakukan pengobatan pada Puskesmas Dobo dan nantinya data pasien tersebut akan diserahkan kepada Puskesmas Siwalima.

“Kebetulan pada puskesmas dobo, terdapat satu loket untuk membantu pasien yang berasal dari kelurahan Siwalima,” tandasnya.

Hadija berharap, kiranya pemerintah Kabupaten (pemkab) kepulauan Aru, dapat memberikan aksebilitas ke lokasi puskesmas Siwalima melalui jalur kendaraan rute tujuan Perumahan Rakyat, sehingga warga Kelurahan Siwalima dapat melakukan pengobatan di Puskesmas Siwalima.

“Harapan saya pada tahun 2017 ini yang paling utama adalah akses transportasi menuju ke arah puskesmas Siwalima, selain itu juga Puskesmas Siwalima bisa ditambah satu gedung perawatan yang memadai, karena pasien kami semakin banyak, sehingga masih banyak pasien yang masih antri berdiri di luar gedung karena tidak mendapat tempat duduk yang baik,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Puskesmas Siwalima, Kabupaten Kepulauan Aru memiliki 35 tenaga kesehatan yang terdiri dari 1 dokter Gigi, 1 dokter Umum, 7 orang Bidan, 1 orang SKM, dan tenaga Perawat sebanyak 25 orang. (Deddy)

*Sumber  : Maluku Post

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan